Puluhan Mahasiswa Poltekkes Tanjungkarang gelar Aksi Menuntut Menolak UU Kesehatan Disahkan

Read Time:1 Minute, 27 Second
Puluhan Mahasiswa Poltekkes Tanjungkarang gelar Aksi Menuntut Menolak UU Kesehatan Disahkan

LAMPUNG SELATAN- Sebanyak puluhan Mahasiswa Poltekkes Tanjungkarang turun ke jalan menuju Bundaran Hajimena, Lampung Selatan melakukan aksi tuntutan menolak UU Kesehatan disahkan, pada 29 Agustus 2023.

Aksi tersebut dipimpin oleh Ketua BEM Poltekkes Oki Alvaro menyampaikan bahwa kami menggelar aksi ini untuk menuntut pengesahan UU Kesehatan dilakukan secara sepihak tanpa adanya konfirmasi dari organisasi kesehatan.

“Dari hal-hal yang menyimpang dalam UU Kesehatan yang berdampak memimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa,” ujarnya.

“Kita telah melakukan konsolidasi selama tiga hari dan kita menyepakati bahwa hari ini kita turun ke jalan untuk menggelar aksi supaya rakyat dan kalangan mahasiswa dapat tertartik terhadap semangat kita, mengejar estafet perjuangan yang belum pernah kita lakukan,” ucapnya.

“Masalah kesehatan yang menjadi kebutuhan semua masyarakat telah dimasukkan ke dalam politik. Maka dari itu kita menyuarakan aspirasi,” tambahnya.

Menlu BEM Poltekkes Tanjungkarang, M. Naufal Hufsi menyampaikan orasinya dampak dari UU Kesehatan tersebut dapat menghilangkan pasal aturan terkait mandatory spending alias wajib belanja. Dalam Pasal 171 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, diatur besarannya 5 persen dari APBN dan 10 persen dari APBD di luar gaji.

“UU Kesehatan membuka keran tenaga kesehatan WNA untuk dapat bekerja di fasilitas kesehatan Indonesia. Selain itu, UU Kesehatan juga menghapus aturan sebelumnya yang mewajibkan WNA tenaga kesehatan harus bisa berbahasa Indonesia,” katanya.

“Dengan WNA yang diperbolehkan memakai bahasa selain Indonesia, maka menunjukkan bahwa peruntukan hanya untuk pasien kalangan menengah ke atas,” imbuhnya

“Lewat Omnibus Law UU Kesehatan STR tenaga kesehatan dan tenaga medis yang saat ini perlu perpanjangan per lima tahun akan diubah menjadi berlaku seumur hidup layaknya ijazah,” ujarnya.

“STR akan tetap dikeluarkan oleh Konsil. Namun,┬áKonsil tersebut akan menjadi satu satu kesatuan integrasi dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) ataupun Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI),” tambahnya.(sptn)

4 1
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %