Disnaker Provinsi Lampung Akan Mengeluarkan Surat Rekomendasi Buntut Dari Insiden Kecelakaan Kerja Ledakan Tungku di PT San Xiong Steel Indonesia

Read Time:2 Minute, 4 Second
Disnaker Provinsi Lampung Akan Mengeluarkan Surat Rekomendasi Buntut Dari Insiden Kecelakaan Kerja Ledakan Tungku di PT San Xiong Steel Indonesia

Bandar Lampung – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung bakal mengkaji dan mengeluarkan rekomendasi terkait insiden kecelakaan kerja ledakan tungku di PT San Xiong Steel Indonesia, Kabupaten Lampung Selatan pada Rabu besok. Hal ini disampaikan saat rapat dengan perwakilan massa aksi di Kantor Disnaker Provinsi Lampung pada Senin (13/5/2024).

Plh Kepala Disnaker Lampung, Yanti Yunidarti, menegaskan bahwa rekomendasi akan dikeluarkan setelah tim melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Dia juga menyoroti pentingnya standarisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta peran Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) di perusahaan tersebut.

“Kami akan mengeluarkan rekomendasi, kemungkinan Rabu pekan ini. Kita minta waktu karena tim masih terjun ke lokasi,” kata Plh Kepala Disnaker Lampung, Yanti Yunidarti.

Sementara buruh mendesak untuk melakukan penutupan sementara dan menghentikan produksi, Disnaker Lampung menjelaskan bahwa hal tersebut bukan dalam kewenangannya, namun akan mengajukan rekomendasi kepada kepala daerah Lampung Selatan untuk kebijakan lebih lanjut.

“Mereka (para buruh) minta penutupan sementara, tapi sudah kami sampaikan pengertiannya, bahwa itu bukan ranah kita. Jadi rekomendasi ini akan disampaikan ke kepala daerah di Lampung Selatan, untuk menemukan kebijakan selanjutnya,” jelasnya.

Dalam upaya pengawasan, Yanti mengakui bahwa kecelakaan kerja di PT San Xiong Steel sudah terjadi beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi catatan penting dalam evaluasi standarisasi K3 dan pelaksanaan P2K3 di perusahaan tersebut dan perlu adanya kolaborasi dengan Pemkab Lampung Selatan untuk menanggulangi kasus ini.

“Tidak hanya fokus pada peralatan kerja, Disnaker juga akan mengawal hak korban yang mengalami luka bakar serius pasca-insiden. Kolaborasi dengan dinas terkait di Lampung Selatan telah dilakukan untuk menanggulangi masalah ini, termasuk memastikan biaya pengobatan korban ditanggung oleh perusahaan dan dicover oleh BPJS,” ujarnya.

“Kita akan melihat hasil tim pengawas kita, kalau memang K3 tidak berfungsi, P2K3 gak betul dijalankan, jelas nanti kita rekomendasikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ratusan massa yang tergabung dalam Federasi Pergerakan Serikat Buruh Indonesia (FPSBI) menggelar aksi damai di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung, Senin (13/5/2024).

Aksi tersebut, buntut dari meledaknya tungku peleburan besi hingga menyebabkan tiga pekerja PT San Xiong Steel Indonesia alami luka bakar serius.

Berdasarkan pantauan di lokasi sekira pukul 09.30 WIB, para buruh itu mulai memadati halaman kantor Disnaker Lampung.

Mereka tampak mengibarkan bendera merah bertuliskan Konfederasi Serikat Nasional (KSN) dan Federasi Pergerakan Serikat Buruh Indonesia (FPBSI). Sebanyak ratusan massa tersebut menuntut Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung menghentikan aktivitas di PT San Xiong Steel serta memberikan rekomendasi bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan yang bergerak di bidang peleburan besi itu tidak layak.

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %