Sebanyak 6 Sekolah Menengah di Bandar Lampung Direncanakan Jadi Contoh Sekolah Ramah Anak

Read Time:1 Minute, 57 Second
Sebanyak 6 Sekolah Menengah di Bandar Lampung Direncanakan Jadi Contoh Sekolah Ramah Anak

Bandar Lampung, SINDOnetwork – Sebanyak 6 sekolah yang ada di Bandar Lampung yaitu MAN 2 Bandar Lampung, SMAN 2 Bandar Lampung, SMAN 9 Bandar Lampung, SMAN 1 Bandar Lampung, SMKN 4 Bandar Lampung dan SMA YP Unila nantinya akan dijadikan role model sebagai satuan pendidikan atau sekolah ramah anak.

Hal tersebut terungkap dalam acara Bimbingan Teknis Konvensi Hak Anak (KHA) bagi guru dan Komite Sekolah dari satuan pendidikan SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Provinsi Lampung yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung selama 2 hari di hotel Whiz Prime Bandar Lampung, 27 Juni 2023.

Mengutip pemaparannya dari portal Kemenag Lampung pada Rabu 28 Juni 2023, Prof. Dr. Dra. Sowiyah, M.Pd. Sowiyah mengatakan bahwa Konvensi Hak Anak (KHA) bertujuan untuk menegakkan prinsip-prinsip pengakuan atas martabat yang melekat dan hak-hak yang sama pada anak-anak yang diakui sebagai seorang manusia dan merupakan landasan bagi kemerdekaan, keadilan dan perdamaian.

“Ada 4 hak dasar anak di dalam KHA yaitu hak atas kelangsungan hidup, hak untuk tumbuh kembang, hak atas perlindungan dan hak untuk berpartisipasi yang kesemua hak anak ini harus dilindungi, dihormati dan dipenuhi oleh negara,” terangnya lebih lanjut.

“Dan kategori yang dikatakan anak-anak itu adalah mereka yang berusia dibawah 18 tahun. Mereka inilah yang harus kita perhatikan hak-haknya dimanapun mereka berada, baik di rumah, di sekolah dan lingkungan sekitar mereka dimana dalam hal ini peran orang tua dan sekolah menjadi sangat penting untuk perkembangan mental mereka,” tambahnya.

“Dalam hal ini, sekolah sebagai tempat mereka belajar memegang peranan yang sangat penting dimana guru sebagai garda terdepan harus bisa memahami KHA agar tidak terjadi perampasan hak-hak mereka oleh karena itu Sekolah Ramah Anak (SRA) harus bisa diterapkan di setiap sekolah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sowiyah memaparkan 6 komponen Sekolah Ramah Anak, yaitu Kebijakan tentang SRA, Pendidik dan Tenaga Kependidikan terlatih KHA, Proses Belajar yang ramah anak, sarana prasarana ramah anak, partisipasi anak serta partisipasi orang tua, lembaga masyarakat, Dunia Usaha, stakeholder lainnya dan alumni,” terangnya lagi.

“Jadi, sekolah yang kami undang secara offline pada hari ini adalah sekolah yang dipilih sebagai role model sekolah ramah anak dimana nanti kami akan datang ke sekolah bapak ibu untuk melihat kesiapan sekolah bapak ibu semua dan akan terus dilakukan bimbingan dan pemantauan yang nanti kita awali dengan melaksanakan sosialisasi atau bimtek kepada guru dan siswa di sekolah bapak ibu,” tutupnya.(*)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %